Smk Muhammadiyah Wanasari
Sejarah Smk Muhammadiyah Wanasari

Berdiri sejak tahun 1975 semula adalah SMPP35 menjadi SMA Negeri 78 sejak tahun 1984 Sekolah yang berlokasi di Jl Bhakti IV/1 Komplek Pajak Kemanggisan ini menjadi sekolah favorit di Jakarta Barat karena sumberdaya dan lokasinya yang strategis Dengan luas lahan lebih dari 10 ribu meter persegi dan saran laboratorium olahraga dan pendukung lainnya yang lengkap menjadi pusatkegiatan guru (PKG) utuk mata pelajaran sains Pilihan orangtua dan siswa untuk belajar di SMA Negeri 78 beralasan dengan kondisinya yang sangat kondusif Sebagai sekolah favorit terbukti dengan prestasinya yang menonjol baik pada bidang akademik maupun non akademik Untuk pertama kalinya Indoesia mengirimkan utusan pada Olimpiade Fisika Internasional tahun 1993 merupakan wakil dari siswa SMA 78 yaitu Oky Gunawan Sejak saat itu prestasi sekolah terus bertahan dan dikembangkan pada seluruh elemen sekolah termasuk guru dan pegawai Pada Tahun 2002 SMA Negeri 78 menerapkan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) atas inisiatp sendiri Dengan pelaksnaaan mandiri KBK di sekolah pimpinan dan guru berupaya melaksanakan model pebelajaran yang kreatif aktif dan memaksimalkan pemberdayaan siswa dalam aktifitas pembelajaran Pada Tahun 2005 ditetapkan sebagai Sekolah Nasional Plus/Internasional membuka kelas internasional yang berafiliasi dengan UCIE sejak tahun 2006 bersamaan dengan penetapan sebagai RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) Mulai tahun 2007 menerapkan sistem kredit semester (SKS) dengan sistem belajar Subject Based Classroom dan berbasis ICT Sejak tahun 2008 menjadi penyelenggara ujian internasional dari UCIE (University of Cambrridge International Examination) dengan ID 103.





Visi Dan Misi



Visi

Kualitas layanan menjadi salah satu misi sekolah dan kaitannya dengan transparansi dan akuntabilitas sekolah

Misi

Kualitas layanan menjadi salah satu misi sekolah dan kaitannya dengan transparansi dan akuntabilitas sekolahKualitas layanan menjadi salah satu misi sekolah dan kaitannya dengan transparansi dan akuntabilitas sekolah.

SARANA DAN PRASARANA

1. 34 ruang belajar berbasis ICT dan berAC.

2. Laboratorium: Fisika, Kimia, Biologi, TIK, Bahasa, Seni, dan IPS.

3. Perpustakaan digital

4. lapangan olah raga: voly, basket, footsal, tenis meja, dan badminton;

5. Ruang serbaguna dan multimedia;

6. Masjid dan area parkir (motor dan mobil);

7. Wifi dan Hotspot seluruh area;

8. Greenhouse; dan Taman Toga

9. Ruang kegiatan siswa (OSIS, UKS) dan kantin.

10. Taman Luas Untuk Belajar



Ekstrakulikuler

1. Sepak Bola

2. Bola Volly

3. Takrow

4. Bola Basket

5. Silat

6. Karate

7. Pasus

8. Paskibra

9. Pramuka

10. Rohis & Islam